Pendafataran Domain .id

domain .id17 Agustus 2014, tak cuma bertepatan dengan perayaan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-69. Di jagat internet, juga menjadi kebebasan bagi domain.id. Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bakal meluncurkan domain tingkat tinggi (DTT) .id tersebut secara bebas hari ini.

sejak pertama kali digunakan 21 tahun lalu, domain .id hanya dapat digunakan sebagai domain tingkat dua (DTD). Saat ini ada sebelas DTD .id yang dapat digunakan sesuai peruntukannya masing-masing: co.id, web.id, or.id, sch.id, ac.id, net.id, biz.id, my.id, desa.id, go.id, dan mil.id.

Periode Sunrise dilakukan pada 20 Februari – 17 April 2014, sedangkan Periode Grandfather dilakukan pada 21 April – 13 Juni 2014. Periode Landrush sebagai periode prioritas terakhir dilakukan pada 16 Juni – 15 Agustus 2014. Pada Periode Landrush tercatat 1.339 nama domain apapun.ID disetujui untuk didaftarkan. 48 nama domain di antaranya didaftarkan lebih dari satu pihak, sehingga pemenangnya diputuskan melalui lelang.
Setelah tahapan prioritas itu selesai maka mulai 17 Agustus 2014, publik yang tidak masuk dalam tahapan prioritas juga dapat langsung menggunakan domain .id tanpa tambahan ekstensi di depannya.
Ketua Umum Pandi, Andi Budimansyah, mengungkapkan, nama domain forex.id tercatat sebagai domain dengan penawaran tertinggi. “Forex.id diperoleh dengan biaya akuisisi sebesar Rp 150 juta,” ungkap Andi.  Angka ini mengalahkan domain ‘online.id’ yang pada Periode Grandfather diperoleh dengan biaya akuisisi sebesar Rp 110 juta. Di bawah forex.id, nama domain dengan biaya akuisisi tertinggi berikutnya di periode ini adalah toko.id sebesar Rp 17 juta dan money.id sebesar Rp 15 juta.

Jadibaru

Orang bijak selalu tinggalkan jejak, :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *